Showing posts with label Santri Siap Guna. Show all posts
Showing posts with label Santri Siap Guna. Show all posts

Catatan Perjalanan Santri Siap Guna

SSG, Santri Siap Guna...
Daarut Tauhiid...
Siap menempa diri tiada henti...
Perbaikki Diri Lakukan yang terbaik...
Semata Ridho Illahi...

Itu tuh salah satu Mars SSG yang bikin semangat, dan maknanya juga dalem banget. Sedalam cerita yang akan saya sampaikan. Ciie... Bukan Lebay, Bukan juga Allay. Tapi itulah yang saya rasakan saat mengikuti Program Pelatihan sabtu - ahad ini. Pelatihannya emang sedikit semi militer, tapi semuanya disangkut pautkan dengan Ilmu Tauhiid. Emang sih harus nyiapin mental, siap dibentak, siap semuanya serba diwaktu dan serba cepat. Namun harus belajar juga, hikmah apa yang kita dapatkan dari pengalaman yang kita alami.

Santri Siap Guna juga dibimbing secara langsung oleh KH. Abdullah Gymnastiar, dan Alhamdulillah selama dua pekan berlatih, Aa Gym selalu menyempatkan untuk mengisi materi. Aa dan para pelatih selalu mengingatkan agar kita bisa mengambil hikmah di setiap kejadian dan teruslah berdzikir. Apapun aktivitas yang dilakukan harus diiringi dengan dzikir. Pokoknya pelatihan ini, melatih kita untuk terus mengingat Allah. Inilah yang membedakan pelatihan SSG dengan pelatihan lainnya.

Nah dari sinilah semua perjalanan itu dimulai,

Sabtu-Ahad, 05 - 06 September 2015

Hari ini pekan kedua, setelah seminggu yang lalu masa Pradiklat atau yang sering kita ketahui sebagai masa perkenalan. Dan dihari inilah Pembukaan Pelatihan Santri Siap Guna Angkatan 30 , yang dibuka secara simbolik oleh KH. Abdullah Gymnastiar. Rasa-rasanya seperti mimpi, berdiri di Dome Central Lima dan resmi menjadi Santri syal putih ini. Ada rasa bahagia yang diam-diam menyelinap dalam dada, yahhh meski ketakutan itu tetap ada. Tinggal luruskan niat dan bulatkan tekad.

Suasana Pembukaan SSG Angkatan 30
Prosesi upacara berjalan dengan khidmat. Meski dengan beban yang cukup berat, berusaha untuk tetap tegak berdiri. Alhamdulillah, dengan tekad dan keyakinan bahwa Allah menguatkan, Aku masih bisa tetap berdiri, meski nafas mulai sulit diatur. "Karena Kamu tergantung Pikiranmu, Ketika kamu yakin kamu kuat, maka kekuatan itu akan muncul. Namun sebaliknya." Aku mempunyai penyakit asma sejak kecil, dan mungkin selama ini aku terlalu memanjakannya. Sehingga aku takut untuk melakukan hal-hal besar yang berarti seperti saat ini. Dan ternyata aku mampu melewati semuanya dengan baik, meski lelah, namun kurasa tubuhku lebih sehat. Dan "Dzikrullah semakin menguatkan Qalbuku untuk tetap bertahan."

"Tiada Kesetiaan, Tanpa Kesetiaan."
"Tiada Prestasi, Tanpa Disiplin."
"Pribadi Tangguh, Pantang Mengeluh." 





Santri Siap Guna (SSG DT Angkatan 30)

Logo Santri Siap Guna Daarut Tauhiid
Mozaik 1. Masa Pradiklat

Setahun yang lalu, tiap denger ada yang nyebutin SSG pasti langsung gimana gitu, apalagi pas orang tua nyuruh ikutan. Jawabannya langsung "No...!!!". "Ngga akan pernah ikut..." Ya apa dikata setelah mendengar jawaban itu orangtua tak pernah lagi menyuruh mengikutinya.

Temen-temen santri seangkatan juga pada nanyain tuh, kapan mau ikut SSG. Sempet risih sih ditanyain itu mulu, padahal dilubuk hati yang terdalam (aciie...) ada keinginan sih. Cuman lagi-lagi nafsu menghalangi kita untuk berbuat kebaikan. Ada aja alasannya... :) Alasan yang paling mendasar ya itu, banyak kegiatan fisiknya, padahal kan aku punya penyakit asma. Lari jauh dikit aja langsung nyesek, apalagi ikut SSG...???

Tapi nyatanya, orang difabel pun begitu bersemangat mengikuti kegiatan ini sampai pelantikan. Ada juga yang memiliki penyakit namun tetap bisa berjuang. Kuncinya satu, "Keyakinan" mereka yakin jika mereka mampu melaksanakannya. Dan kenyataannya memang bisa. Lagi-lagi alasan itu belum mampu membuat hatiku terbuka. :D

Hingga pada suatu ketika, ada seseorang yang mengingatkan. Kata-katanya biasa aja sih, cuman ga tau kenapa jadi mikir-mikir lagi. Mau kapan lagi coba ikutnya? Nah pertengahan tahun 2015 tuh masa-masanya galau, antara mau ikut atau ngga. Nafsu mah terus aja nglarang, "Buat apa ikutan begituan? Cuman dapet capek doang...!!!"
Di lain sisi, "Ayolah ikutan, selagi kamu masih mampu dan memiliki kesempatan. Katanya mau Hijrah, jangan hanya berniat tapi harus ada tindakan atuh..."

Lagi-lagi Nafsu tuh yang menang. Aku udah memutuskan ngga akan ikut SSG yang angkatan sekarang. Ehh, sebulan sebelum pendaftaran ditutup, akhirnya aku mengisi formulir dan memutuskan untuk mengikuti kegiatan ini. Hakekatnya Allah yang menggerakkan hati ini, Syariatnya diingetin terus sama temen. :)



Dan Pradiklat pun tiba...

Bandung, 29-30 Agustus 2015

It's Amazing Days...!!!
Ngga salah memutuskan untuk mengikuti program santri sabtu-ahad ini. Bahagia punya temen-temen baru, dan pengalaman baru pula. Yang bikin semangat itu kata-kata yang disampaikan oleh Pa Dadan Kurniawan, "Kita dipertemukan disini karena Allah sayang sama kamu, coba kalau Allah ngga sayang, kamu dibiarin aja melakukan kemaksiatan-kemaksiatan. Disini malem mingguannya dapet ilmu, bukan dapet dosa."
Dan motivasi-motivasi lain yang disampaikan oleh Pelatih yang lain. Rada kagok juga sih, soalnya udah kenal sama beberapa pelatihnya. Disaat itulah saya pura-pura tidak kenal :D

SSG.29 Bersama Aa Gym
Sebelum berangkat sempat berdoa, "Ya Allah, semoga tidak jadi ketua regu..."
Dan Allah menjawab doaku, Jadilah aku "Danton" alias "Ketua Regu Ploton 2".

Allah Maha Baik, dan selalu memberikan yang terbaik...

Awalnya sempet ngeluh, bahkan hampir aja mau nangis (Cengeng banget yakk...), suasana hati lagi ngga enak saat itu, apalagi sedang kedatangan tamu, susah ngontrol emosinya. Terus aja dibuat dzikir, dipaksain meski awalnya ngga kerasa apa-apa, Alhamdulillah pada akhirnya Allah membuka hikmah satu persatu. Disinilah saatnya aku belajar kepemimpinan.

Dulu aku pernah gagal menjadi seorang ketua di Panti. Dan aku harus belajar banyak sekarang. Hakekatnya Allah akan memberikan ilmu baru, syariatnya lewat "keriwehan-keriwehan" yang kualami sebagai seorang Danton. Maklumlah kalau ada beberapa kesalahan, karena kita belum saling mengenal. Namun disitulah satu demi satu ilmu kudapatkan. Alhamdulillah, pelatihan kali ini luar biasa. Waktunya mendobrak diri...

Ujian yang terberat memang mengelola hati, tapi disitulah makna perjuangan yang sesungguhnya. Materi sudah disampaikan Aa Gym, namun ternyata mengaplikasikannya tak semudah membalik telapak tangan. Semangat...!!! Banyak sekali hikmah yang terpendam, semoga semua itu bisa kudapatkan.

Semoga Allah melancarkan kegiatan demi kegiatan selanjutnya... :)

Adverstisement

Adversitement