Kita Hidup Bukan untuk Mengeluh

Seringkali masalah bertubi-tubi menghampiri kita, seperti benang kusut yang begitu sulit untuk melerainya. Melihatnya saja sudah malas, apalagi melerainya. Begitu juga kita, seolah masalah itu begitu besar dan kita tak jua menemukan titik terangnya, tentu saja hal itu membuat kita jenuh. Gundah, Suntuk, Sedih berbaur menjadi satu atau sering kita rasakan sebagai "Galau". Ketika kegalauan itu hadir menyapa, dunia serasa suram. Makan tak enak, tidur tak nyenyak, dll.

Hidup dalam angan-angan yang semakin membesarkan luka kekecewaan. Serasa ingin pergi jauh dari tempatnya berpijak, seakan ketika ia pergi, masalah akan segera selesai. Ternyata tidak, kemanapun kita pergi masalah akan senantiasa mengiringi, bahkan bertambah tatkala masalah lama kita acuhkan begitu saja tanpa ada solusi nyata.

"Kenapa semua itu terjadi padaku?Apa salahku...!!!"
Kata-kata yang seringkali terdengar saat kita mulai putus asa. Namun tetap saja hanya kata-kata keluhan, tetap saja belum terfikirkan apa penyebab masalah itu. Hanya keluhan yang berbicara tanpa adanya daya untuk bangkit dan berusaha menyelesaikannya. Wall di Facebook menjadi curahan hatinya, hingga terkadang kata-kata atau cerita yang tak seharusnya diketahui semua orangpun takkan lagi menjadi rahasia. Bukankah itu akan menjadi sebuah masalah baru???

"Jangan Mengeluh..."
Karena hujan pasti reda dan badai pasti berlalu...

Yahhh... jangan pernah mengeluh. Karena saat kita mengeluh, semangat untuk menyelesaikan masalah akan pudar, daya kekuatan pikiran kita akan berkurang dan tertutuplah jalan menuju titik terang.

Lalu apa yang harus kita lakukan saat masalah bertubi-tubi datang menghadang???

Tariklah diri sekejap dari kesibukan rutinitas, luangkan waktu untuk mentafakuri diri. Carilah tempat yang tenang, tanamkan keyakinan dalam hati bahwa Allah akan membimbing kita, dan teruslah mengagungkan Nama-namaNya yang Agung.

Lihatlah apa masalahmu, lihat dengan hati kecilmu. Setelah kau menemukan masalah itu, cobalah berfikir kenapa masalah itu bisa terjadi. Kesalahan-kesalahan apa yang kita perbuat sehingga bisa mengundang permasalahan itu. Tulislah dalam selembar kertas, itu akan sedikit membantu.

Sekarang kamu sudah tau bukan apa masalahmu dan penyebabnya? Dan disitulah kamu dituntut untuk mencari jalan keluarnya. Apa yang harus saya lakukan jika seperti ini,,,??Haruskah saya melakukan ini,,,??Ataukah saya memerlukan bantuan orang lain untuk menyelesaikannya...??

Satu demi satu jawaban akan bermunculan, benang kusut mulai terurai. Hati mulai tenang. Bahkan mungkin bisa jadi air mata akan mengalir karena kita menyadari bahwa masalah itu diundang oleh dosa-dosa kita. Maka gunakan kesempatan itu untuk memohon Ampunan pada Allah SWT dan memohon petunjuk dari-Nya. Yahhh... Pasti rasanya akan semakin tenang. Karena dzikrullah menenangkan hati.

Ambillah kertas itu, baca perlahan-lahan isinya, pahami, hayati dan rangkailah menjadi langkah untuk menyelesaikan masalahmu. Dengan ketenangan dan kebeningan hati, maka kamu akan menemukan hikmah kenapa masalah itu menimpamu. Dan tumbuhlah keyakinan bahwa Allah takkan menguji di luar batas kemampuan hamba-Nya. Masalah itu ada karena Allah tau kita bisa menyelesaikannya. Lalu untuk apa kita mengeluh??

Bisa jadi Allah ingin menaikkan derajat kita dengan adanya masalah itu, atau masalah itu sebagai penggugur dosa-dosa kita. Jadi, Jangan mengeluh...

Hidup terlalu murah untuk mengeluh, karena masih banyak hal yang harus kita syukuri. Keluhan akan menutup cahaya keberhasilan kita. Mengeluh membuat kita kehilangan makna hidup yang sesungguhnya. Positive Thinking and Be Better Person!!!


First


EmoticonEmoticon