Tips Merawat Kulit Wajah Ketika Hamil

Sejak dinyatakan positiv hamil, sempat ragu untuk menggunakan kosmetik. Alhasil kulit jadi kering, kusam dan ngga terawat. Adakalanya jadi ngga pede keluar rumah, malu juga ke suami karena tidak bisa merawat kulit wajah dengan baik. Sering searching tentang masalah ini, ada yang pro dan kontra. Makin galau aja karena penjelasannya kurang lengkap. Apa manfaat dan mudhorotnya menggunakan kosmetik ketika hamil.

Alhamdulillah beberapa hari kemudian "Learning Mama" membuat sebuah group tentang skincare. Di Group tersebut ada Dokter Kecantikan, dan Emak-emak pembelajar yang memiliki segudang pengalaman. Kegalauan demi kegalauanku tercerahkan di sana. Setelah menerapkan tips-tips kece (meskipun banyak yang di skip), Alhamdulillah dalam waktu seminggu perubahan itu tampak nyata.

Wajah menjadi semakin kenyal, cerah, terawat, bahkan komedo membandel sedikit demi sedikit mulai menghilang. Jangan menjadikan kehamilan sebagai alasan untuk tidak merawat diri yaa guys, karena merawat diri, mempercantik diri untuk suami pun bernilai ibadah. Jadi ketika kita ragu dalam suatu hal, banyaklah bertanya kepada orang yang berilmu dan berpengalaman agar kita tercerahkan. Tidak terombang-ambing dengan mitos-mitos atau kata-kata orang yang tidak berdasarkan ilmu pegetahuan.

Big Thanks, untuk "Learning Mama", Gruop Emak-emak pembelajar yang super kece. Ilmunya sangat bermanfaat, semoga artikel ini bisa membantu Emak-emak pembelajar lainnya. Dan semoga ilmu yang ditularkan menjadi amal jariyah untuk para Momy yang dengan sabar membalas pertanyaan demi pertanyaan kami.

Tips Merawat Kulit Wajah ketika hamil :

1. Cerdas dalam Memilih Skincare

Sebagai seorang Emak Pembelajar, tentunya kita harus bisa memilih dan memilah sebuah produk yang ingin kita gunakan. Jika ada yang beralasan, "Saya ngga mau pakai kosmetik yang berbahan kimia, berarti di saat itupula seharusnya Anda mengucapkan selamat tinggal kepada sabun mandi, odol, sampo, dsb. Karena produk-produk tersebut pun mengandung bahan kimia."

Produk yang diklaim herbal pun proses pembuatannya tak lepas dari unsur kimia. Kita tidak bisa menghindari barang-barang berbau kimia dalam hidup, tetapi kita bisa mempelajari zat-zat apa yang tidak baik untuk tubuh maupun kulit kita.

Bahan-bahan Kosmetik yang harus dihindari Ibu Hamil :
a. Retinoid (Retin-A, Renova, Retinol, dan retinyl palmitate)
b. Benzoyl Peroxide
c. Tetracycline
d. Beta hidroxy acid (BHA)
e. Hydroquinone
f. Alumunium chloride hexahydrate
g. Paraben
h. Dihydroxyacetone (DHA)

Nah, ketika kita membeli sebuah produk skincare biasakan membaca kandungannya. Sebisa mungkin hindari pembelian skincare yang tidak mencantumkan komposisi pembuatannya. Atau bisa meminta rekomendasi kepada teman atau dokter yang memahami seluk-beluk dunia skincare.


2. Menerapkan Step Double Cleansing

Menurutku Step inilah yang terpenting, kesalahanku selama ini hanya menggunakan Facial Wash untuk membersihkan wajah, ternyata FW tidak mampu mengangkat semua kotoran di wajah, sehingga munculah komedo dan jerawat.

Tahap Pertama : Bersihkan wajah menggunakan milk cleanser/oil.
Dan pada step ini saya memilih menggunakan oil, disini saya menggunakan Gupus, awalnya sebelum menggunakan gupus, aku memakai minyak goreng, menurut teman-teman yang sudah pernah mencoba, minyak goreng yang paling bagus untuk membersihkan muka adalah BIMOLI. Ambil minyak goreng setengah sendok teh, ratakan di tangan, usapkan ke wajah, dan pijat perlahan-lahan.
Setelah di rasa cukup bersihkan menggunakan kain basah, cukup ditepuk-tepuk di muka, jangan digosok karena bisa menyebabkan iritasi. Ulangi sampai dirasa minyak sudah bersih.

Tahap Kedua : Cuci muka menggunakan Facial Wash, pijat perlahan-lahan agar jika ada sisa minyak di Tahap Pertama hilang. Setelah Cuci Muka, jangan mengelap wajah dengan handuk, biarkan sisa air kering dengan sendirinya. Rasakan perbedaannya. :) Oiya untuk FW aku pakai produknya Luvital.

Catatan : Tahap Pertama dan Kedua harus dilakukan beriringan. Pada tahap ini juga pastikan bersih sempurna, karena jika masih ada sisa minyak akan tumbuh jerawat. Ketika wajah benar-benar sudah bersih, pengaplikasian Skincare selanjutnya akan bekerja lebih maksimal.

3. Mengaplikasikan Serum dan Krim Malam

Fungsi serum adalah : membantu tampilan kulitmu menjadi lebih sehat terawat dalam jangka panjang, dengan membantu menjaga pembentukan kolagen dan memberikan kelembaban yang optimal. Jika kita menggunakannya secara rutin, maka serum ini akan membantu memberikan perbaikan terhadap keluhan masalah kulit secara spesifik, seperti pigmentasi, bintk-bintik penuaan dan kerut.

Sedangkan Fungsi Krim Malam adalah : memberikan kelembaban ekstra, meningkatkan sirkulasi darah, membuat kulit lebih kenyal, memelihara serta merevitalisasi kulit dan mempercepat proses pergantian kulit baru. Aku pakai serum dan krim malam dari Luvital juga, yang sudah terjamin aman untuk Ibu Hamil.

Aku baru menerapkan itu dalam keseharianku, plus serum di pagi hari setelah cuci muka. Kerena aktifitasku hanya di rumah dan jarang keluar, serum yang mengandung spf di dalamnya sudah cukup untuk melindungi kulitku dari paparan sinar matahari. Jika sedang rajin aku aplikasikan masker sebelum menggunakan serum di malam hari, masker alami, menggunakan kunyit, susu full cream bubuk dan madu. Alhamdulillah wajahku lebih sehat dan cerah.


EmoticonEmoticon