Kopontren Go To Anyer

Alhamdulillah akhirnya acara menyambut Ramadhan keluarga besaar Santri Karya Kopontren Daarut Tauhiid terlaksana juga. Rihlah yang dilaksanakan pada hari Kamis & Jum'at, 04-05 Juni 2015 menyimpan begitu banyak kenangan. Kegiatan kekeluargaan ini dilaksanakan di Anyer. Tepatnya di Villa Cozy, sebuah Villa milik orang Arab yang sengaja disewakan untuk para wisatawan yang berlibur ke pantai Anyer, tempatnya luas, ada satu kamar di bawah, 4 kamar di atas (kamar mandi di dalam), ruang tamu yang luas, ruang keluarga (fasilitas : TV Led, AC, dan kipas angin), Billiard, Kolam renang pribadi dan akses khusus menuju pantai. Harga sewanya lumayan murah, semalam Rp 5.000.000,- karena kedatangan kita saat Weekday, selain tempatnya nyaman kita juga bisa memesan makan dengan harga yang cukup murah.

Kita berangkat dari Bandung jam 00.30 dini hari. Bersyukur banget bis dan para anggota ga ngaret. Udah khawatir tuh pas jam 00.00 bus belum juga dateng. Kalau telat bentar aja pasti pada komplain. Alhamdulillah bus datang, sebelum semua peserta berkumpul. Diawali doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Kopontren Daarut Tauhiid Bandung, H. Jakaria Goro perjalanan itu dimulai. Tidak ada aktivitas lain malam itu selain tidur, semuanya tampak terlelap, menikmati mimpi indahnya, terkecuali Aku. Hanya musik yang menemani perjalanan malam itu, sambil menikmati suasana malam. Aku memang jarang bisa tidur ketika perjalanan, dan paling senang melihat lampu-lampu kecil di perbukitan atau gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi. Hanya diam, menatap gelapnya awan dan larut dalam imajinasi yang bergerak liar dalam pikiran. 

Tepat jam 03.00 kami memasuki rest area untuk melaksanakan shalat Tahajud dan Shalat Shubuh, hawa panas menyeruap ketika pintu bus terbuka, Airnya pun lumayan hangat. Suasana khas daerah Jakarta dan sekitarnya :) Setelah shalat subuh, perjalanan pun dilanjutkan. Ternyata Pak Supir mengambil jalan yang berbeda, jalan yang lebih halus tentunya. Soalnya sewaktu survei, jalannya sedang diperbaikki dan sepertinya masih berbahaya untuk dilewati bus. Pabrik-pabrik besar seolah menyapa kedatangan kami, ada sebersit perasaan sedih saat melihat sungai-sungai di sekitarnya yang sudah tercemar. Padahala disekelilingnya kerbau-kerbau liar terlihat asyik menikmati rumput pagi yang masih tampak segar. 2 km kemudian, pantai mulai terlihat. Pemandangan yang begitu indah.

Jam 07.00 kami tiba di villa Cozy, setelah meletakkan barang ke kamar kita langsung menuju ke pantai, menikmati suasana pagi di Pantai Marina Jambu. Sayangnya ombak sedang pasang, namun tak menghalangi kegiatan selfi bersama. Hehehehehe, disaat yang ikhwan tengah menilmati sarapan paginya, kita yang kaum hawa yang minoritas malah asyik bernarsis ria. Wajah-wajah alami tanpa make up :) Setelah itu kita sarapan, kita sarapan di atas genteng, sehingga kita dapat memandang pantai dengan leluasa. 
Akhwat Kopontren
Villa Cozy Tampak Belakang


After Breakfast we Swimming, setelah semua ikhwan pergi ke pantai, kita langsung nyebur ke kolam renang. Serasa kolam renang milik pribadi, sehinggga leluasa untuk bergaya :) Dan ketika kita puas berenang, kita langsung ke pantai di belakang Villa. Besarnya ombak tidak menghalangi langkah kami untuk tetap bermain-main. Meski akibatnya kaki dan tangan terluka akibat tergores batu karang. Ciptaan Allah sungguh mempesona, Subhanallah :) Deburan suara ombak cukup mendamaikan, dan tentunya nuansa alam di pantai meninggalkan inspirasi yang baru. Ehhh... Pas naik yang ikhwan lagi pada berenang. Rame banget, pada maen bola sambil teriak-teriak. Los banget gitu kedengerannya. Habis makan pada makan pop mie deh. Cocok banget yaa..
Serunya kegiatan Bapak-bapak :)



Acara bebas sampai sore, setelah mandi kita yang akhwat membuat rujakan nih ceritanya, habis itu pada istirahat. Iseng aku jalan ke belakang, dan ternyata pantainya sedang surut, dan batu karangnya kelihatan banget sampai tengah. Masha Allah, indah banget, tanpa basa-basi langsung deh turun, duduk di tangga kayu sambil melihat kepiting-kepiting hitam yang berkumpul di bebatuan, ada juga keong-keong kecil yang bersembunyi di balik terumbu karang. Kubiarkan ombak kecil membasahi kakiku, setelah cukup bosan, aku berjalan ke tepi pantai, menyusuri terumbu karang hingga sampai di tengah. Lagi-lagi kedatanganku disuguguhi pemandangan batu karang yang begitu mrmpesona. Untuk yang pertama kalinya aku bisa melihat terumbu karang secara langsung, ikan-ikan kecil, berwarna-warni dan beragam jenis berenang tanpa beban. Dan lobster-lobster bersembunyi di balik rumput laut.
Alfi :)


EmoticonEmoticon